Review – Heart and Soul


Title : Heart and Soul
Author : Windhy Puspitadewi
Publisher : Gagasmedia
Published : November 2014
Page : 334
My Rating : 4/5


Bagi Erika, harapan telah lama menjelma luka. Saat Ayah pergi, meninggalkan ia dan Ibu, Erika tahu, tak boleh lagi menggantung harap-bahkan untuk sekadar menunggu. Ayah tak pernah kembali. Ia buang jauh-jauh cinta dari semua sisi hati.

Cinta datang dengan luka, itu yang ia pelajari, Namun, ketika seseorang dengan lagu kenangan itu datang, ada resah yang Erika rasakan. Membuat ia mulai bertanya-tanya, benarkah hidup tak melulu tentang luka dan kesedihan? Benarkah cinta bukan hanya tentang akir bahagia, melainkan juga bagaimana kita menemukannya?

Erika tak ingin mencari jawabnya, tetapi laki-laki itu datang dan memberikan bukti nyata. Namun, Erika tahu ia harus bisa memastikan, benarkah dirinya tak akan lagi terluka.

Thought on This Book :

Perjuangan saya untuk mendapatkan novel ini sungguh luar biasa. Di TGA BIP, saya nggak menemukan si oranye sendu ini. Ya sudahlah, ke Rumah Buku saja, soalnya di sana diskonnya lumayan gede. Eh, pas sampai di tobuk tersebut, ternyata belum ada stoknya T_T. Baiklah, oke. Mungkin lain kali saja.

Tiba-tiba, hujan turun dengan deras, membuat saya terjebak di tobuk tersebut. Sampai maghrib, saya lesehan di tobuk dan membaca buku yang sudah lepas segel. Eh, ketika mau balik, hujan masih rintik-rintik, tapi angkot tak kunjung datang. Setiap kali angkot jurusan yang saya nanti lewat, selalu penuh! Bete banget. Sudah nggak dapat buku incaran, kehujanan, dingin, nggak dapat angkot pula.h

Dan akhirnya para pembaca yang budiman, saya naik angkot yang jurusan balik ke BIP (lagi), DAN memutuskan untuk mampir ke Gramedia Merdeka yang pas tepat di seberang BIP…. Di tobuk besar tersebutlah akhirnya saya mendapatkan novel cantik ini.

Fyuh.

Ini dia penampakan Heart and Soul hasil berhujan-hujan ria tersebut.

20141124_220050_NIGHT

Lha review-nya mana Ra?

Oke oke… review ya….

Diam….
Menghela nafas….
Menatap langit-langit dengan nanar. (Lha?)

Saya tahu pasti bakal seperti ini jadinya. Saya tahu. Sudah ada firasat-firasat bahwa endingnya akan membuat saya zonk untuk beberapa saat. Nggak nangis sih pas bacanya, tapi setelah selesai baca itu lho yang sensasinya bikin nggak pengen melakukan apa-apa. Cuma pengen diam dan menghela nafas.

Erika, si cewek yang pintar-banget-tapi-dingin-banget-plus-angkuh ini punya luka masa lalu karena ditinggal pergi begitu saja oleh ayahnya. Setelah ibunya meninggal dunia, Erika diasuh oleh orangtua Aro. Pas SMP, Aro dan Erika ini punya sahabat satu lagi namanya Linda. Temannya Erika ya cuma dua orang itu, sampai Leo datang dan segalanya berubah.

Leo ini baik banget sama semua orang (kebalikannya Erika banget) dan selalu berusaha mendekati Erika walau si cewek ini udah lempar kode terang-terangan agar Leo menjauhi dia. Tapi Leo ini lama-lama bisa ‘mencairkan’ sifat ratu es Erika dengan berbagai cara. Erika mulai bimbang, tapi dia nggak mau terluka lagi seperti dulu. Terusss, seperti itulah ringkasan ceritanya.

Novel ini dalam, dalam banget. Ceritanya terasa real. Karakter-karakternya terasa hidup. Likeable banget coba semua karakternya! Sepertinya ini charm-nya Kak Windhy deh, kalau menciptakan karakter tuh selalu membuat saya sukaaaaa banget sama mereka.

Dari Erika yang selalu mencoba terlihat kuat, Leo yang charming abis, Linda sang bestie, dan Aro. Aro adalah karakter yang paling saya sukai. Mengingatkan saya sama Caraka, tapi masih lebih suka sama Aro, sih. Dan yang pastinya orangtuanya Aro, cameo yang menyenangkan banget.

Ceritanya masih seputar masalah hidup remaja, seperti novel-novel Kak Windhy sebelumnya. Tapi di Heart & Soul ini romansa-nya lebih terasa. Ada kisah cinta segitiga yang sweet banget dan bikin saya luv-luv sama Aro. Ada juga persahabatannya, pokoknya oke deh.

Kekurangan novel ini adalaha saya agak kagok waktu pertama baca karena bahasanya baku sekali. Padahal biasanya saya tidak masalah dengan gaya penulisan Kak Windhy ini. Apa mungkin gara-gara saya habis membaca novel dengan gaya tulisan yang beda banget, ya? Tapi lama-lama saya jadi terbiasa, kok. Ada beberapa typo dan kurang spasi, tapi selain itu everything’s great.

Oh ya, saya suka banget sama kovernya! Manis tapi sendu gitu warna oranye-nya. Font-nya juga bagus.

Recommended banget!

Cheers,

Ra

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s