Review – The Screaming Staircase – Undakan Menjerit (Lockwood&Co. #1)


Title : The Screaming Staircase – Undakan Menjerit (Lockwood&Co. #1)
Author : Jonathan Storud
Translator : Poppy D. Chusfani
Publisher : Gramedia Pustaka Utama
Published : Januari 2014
Page : 424 pages
My Rating : 5/5


Setelah gelap, bunyikan lonceng dan tunggu di luar garis besi.

Selama lima puluh tahun lebih, wabah hantu menyerang Inggris. Lucy Carlyle, penyelidik paranormal yang masih muda, menginginkan karier cemerlang. Namun, kenyataannya ia bergabung dengan agensi pembasmi hantu paling kecil, paling kumuh di London, dipimpin Anthony Lockwood yang karismatis.

Ketika salah satu kasus mereka berakhir dengan kekacauan fatal, Lockwood & Co. memiliki peluang untuk memperbaiki keadaan. Sayangnya, itu berarti mereka harus menginap di rumah paling berhantu di Inggris.

Thought on This Book :

“Irony’s cleverer, so you’re probably being sarcastic.”

cr : link

Bagaimana rasanya bekerja sebagai pemburu hantu di agensi pemburu hantu yang sama sekali tidak bergengsi, bersama satu cowok penuh kharisma tapi tetap misterius, dan juga satu cowok gendut yang setiap hari bertengkar denganmu?

Mari kita temui Lucy Carlyle dalam buku pertama dari seri Lockwood & Co. ini. Dia seorang remaja dengan bakat melihat/merasakan/mendengar/? Keberadaan hantu. Cita-citanya bergabung dengan agensi besar kandas saat satu-satunya agensi yang menerimanya adalah Lockwood&Co., yang ternyata dijalankan oleh dua anak laki-laki yang tidak jauh lebih tua darinya : Anthony Lockwood si pemimpin, dan George.

Kasus yang kali ini mereka tangani adalah penampakan di rumah tua milik Mrs. Hope. Kecerobohan mereka dalam menangani kasus ini menimbulkan masalah besar, dan para pemburu hantu dari Lockwood&C. pun terseret ke pusaran kasus yang tanpa diduga-duga, lebih rumit dari yang mereka pikir.

Baiklah, cukup sampai di situ. Saya tidak berani cerita banyak-banyak, takut malah jadi spoiler.

Sejujurnya, saya pernah dulu sekali membaca buku Jonathan Stroud, yaitu buku pertama Bartimaeus Trilogy. Itupun tidak selesai, dan saya lupa keseluruhan buku tersebut, baik dari sisi cerita maupun gaya menulis Stroud. Jadi bisa dikatakan ini adalah pertama kali saya (benar-benar) membaca karya Stroud.

Eh, tidak buruk. Bagus banget malah menurut saya. Misteri-misterinya walaupun tidak macam Sherlock alias tidak masuk akal (namanya juga misteri hantu…), tapi saya sangat menikmati menebak-nebak siapa pelaku sebenarnya. Hantu-hantunya juga tidak terlalu seram buat saya. Ya, mungkin karena demographic-nya untuk anak-anak/remaja, kali ya. Penjelasan-penjelasan mengenai bagaimana menghilangkan gangguan hantu cukup menarik untuk diikuti. Saya terutama suka sekali dengan penggunaan rapier sebagai senjata utama para pemburu hantu, totally cool in its own league. Banyak istilah-istilah seputar perburuan hantu, tapi jangan khawatir, disediakan glosarium kok, di akhir buku.

The Screaming Staircase…….. no?

Peran Lucy sebagai narator dalam kisah ini cukup lumayan. Saya suka dengan sifatnya yang pemberani dan agak angkuh. Hubungannya dengan dua partnernya juga menyenangkan untuk dibaca. Saya suka dengan perang argumen antara Lucy dan George. The kids are too adorable.

Karakter yang paling saya suka adalah Anthony Lockwood. Meski di sinopsis dia dikenalkan sebagai seorang yang “karismatis”, dari sikap dan kata-kata Lockwood membuat saya merasa dia benar-benar mempunyai kharisma yang luar biasa. Sikapnya yang easygoing, agak angkuh, dan kadang-kadang misterius tapi sangat memperhatikan teman-temannya ini sukses membuat saya jatuh cinta padanya. Oohhh, book crush baru buat saya.

Yang agak mengganggu saya adalah, walaupun buku ini menggunakan latar tempat London pada jaman modern, saya tidak dapat relate dengan hal tersebut. Entah mungkin karena suasana suram yang konstan, saya membayangkan para tokoh ini memburu hantu di era 20 atau 30-an. Benar, disebutkan barang-barang seperti televisi dan mesin pencuci piring, tapi tetap saja saya gagal membayangkan London, di masa modern, dengan wabah hantu.

Selain hal tersebut, saya benar-benar menikmati petualangan tiga serangkai ini. Meski mengganggu, saya cukup buta untuk memberi lima bintang pada buku ini. Lagipula, mengenai latar, mungkin itu hanya saya. Mungkin karena saya lebih suka membayangkan hal-hal kusam dan suram terjadi di masa lalu. Mungkin karena saya terlalu banyak membaca Sherlock, yah. Sekali lagi, ini hanya preferensi.

Tidak sabar untuk segera membaca seri kedua dari Lockwood&Co.!

Cheers,

Ra

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s